GBPUSD Tertekan Di Tengah Penghindaran Risiko

GBPUSD Tertekan Di Tengah Penghindaran Risiko

Diperbarui • 2022-10-28

Indeks dolar AS telah menunjukkan performa yang kurang baik di sesi Asia atas proyeksi pengumuman kenaikan suku bunga yang lebih besar oleh Federal Reserve dipangkas secara signifikan. Berdasarkan CME FedWatch, kemungkinan kenaikan suku bunga 75 basis poin (bps) oleh Federal Reserve telah turun menjadi 85,5%. Membuat GBPUSD tertekan di tengah sentimen penghindaran risiko.

Kepemimpinan Perdana Menteri baru Inggris Rishi Sunak dan Menteri Keuangan, Jeremy Hunt, sedang berupaya mengurangi tumpukan utang Inggris, tertinggi sejak 1960, dan menstabilkan keuangan Inggris.

Laporan Financial Times mengklaim bahwa Sunak sedang menjajaki kenaikan pajak dan pemotongan belanja hingga GBP 50 miliar, yang sejalan dengan agenda bank of England (BOE) untuk membawa stabilitas harga.

Munculnya perbincangan di pasar mengenai bergesernya sikap the Fed menjadi kurang agresif imbas penurunan belanja konsumen di kuartal ketiga. Laporan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal ketiga mengklaim bahwa belanja konsumen telah meningkat sebesar 1,4%, lebih rendah dari ekspansi sebelumnya sebesar 2,0%.

Menurunnya belanja konsumen menunjukkan bahwa inflasi akan segera mencapai puncaknya yang ditandai dengan penurunan permintaan konsumen. Perlu dicatat bahwa belanja konsumen menyumbang 70% dari total kegiatan ekonomi AS.

Reaksi Pasar

GBPUSD diperdagangkan menuju level support kritik 1.1500 di sesi Eropa di saat Dolar AS tengah berjuang menyusul isu di pasar atas kemungkinan the Fed mengendurkan pengetatan yang agresif. Sementara investor saat ini berhati-hati menjelang data inflasi PCE AS.

Tren

GBPUSD memperpanjang penurunan hari ini memasuki perdagangan sesi Eropa. Bahkan pasangan mata uang ini menuju level kristis 1.1500 di tengah penantian pasar pada data indeks PCE AS.

Rencana Perdagangan

Sell Stop GBPUSD 1.1483 dengan target profit pada level 1.1469/1.1463

Buy Stop GBPUSD pada level 1.1545 dengan target profit pada level 1.1555/1.1565

GBPUSD 28102022.jpg

Menyerupai

Risiko Intervensi Hentikan Pelemahan Yen Jepang
Risiko Intervensi Hentikan Pelemahan Yen Jepang

Pasar saham Asia bergerak datar dengan bias bearish pada perdagangan Senin (25/03/2024), karena sentimen tetap tegang menjelang data ekonomi utama minggu ini, sementara risiko intervensi mata uang dari Jepang menghentikan

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera